2026-02-13
Dalam lingkungan pengoperasian berfrekuensi tinggi dan berdaya tinggi, panas berlebih adalah salah satu kegagalan utama yang memengaruhi masa pakai dan kinerja transformator inverter . Panas berlebih terutama disebabkan oleh faktor-faktor utama berikut:
Rugi-rugi Inti dan Rugi-rugi Liar: Dalam operasi frekuensi tinggi, rugi-rugi arus eddy dan rugi-rugi histeresis bahan inti transformator inverter (seperti inti EI berkualitas tinggi) meningkat secara signifikan.
Jika efek frekuensi tinggi tidak dipertimbangkan secara memadai dalam desain, atau jika material inti yang dipilih tidak memiliki resistansi frekuensi tinggi yang memadai, suhu komponen inti akan meningkat tajam, menyebabkan panas berlebih secara lokal.
Penuaan Isolasi dan Hubungan Pendek Sebagian: Dengan penggunaan jangka panjang, lapisan insulasi belitan dapat menua atau mengalami kerusakan lokal, yang menyebabkan hubungan pendek antar putaran atau antar lapisan. Kepadatan arus pada titik hubung singkat meningkat secara dramatis, menghasilkan panas yang sangat besar dan menyebabkan suhu lokal yang sangat tinggi pada transformator, yang berpotensi mengakibatkan kelelahan.
Lingkungan Bersuhu Tinggi dan Pembuangan Panas yang Buruk: Transformator inverter biasanya beroperasi di luar ruangan atau di ruang terbatas. Jika suhu sekitar terlalu tinggi, atau jika perangkat pendingin aktif/pasif seperti kipas pendingin dan unit pendingin tidak berfungsi atau tersumbat, panas tidak dapat dibuang secara efektif, sehingga menyebabkan kenaikan suhu keseluruhan melebihi nilai desain.
Kerugian Tambahan Karena Harmonisa dan Saturasi Magnetik: Arus keluaran inverter sering kali mengandung harmonisa frekuensi tinggi. Harmonik ini tidak hanya meningkatkan kehilangan inti tetapi juga dapat menyebabkan saturasi magnetik inti, menyebabkan kerapatan fluks magnet memasuki wilayah nonlinier, yang selanjutnya memperburuk kehilangan besi dan menyebabkan suhu tinggi yang tidak normal.
Pengoperasian Kelebihan Beban: Ketika transformator inverter beroperasi pada beban yang melebihi kapasitas pengenalnya, peningkatan arus menyebabkan peningkatan kehilangan daya (P=I²R), dan panas terakumulasi dengan cepat. Pengoperasian beban berlebih yang berkepanjangan tidak hanya mengurangi efisiensi tetapi juga dapat menyebabkan kerusakan isolasi.
Peningkatan resistensi kontak: Kontak yang buruk pada terminal atau tap changer dapat meningkatkan resistensi kontak. Peningkatan resistensi kontak ini menghasilkan panas terkonsentrasi; jika suhunya terlalu tinggi, insulasi di sekitarnya dapat meleleh atau terbakar, sehingga semakin merusak trafo.